Detail Artikel

Product

Alternator Matari: Dinamo Pilihan bagi Para Pengguna Mesin!

23 April, 2025

Alternator Matari juga biasa disebut dengan dinamo. Alternator Matari ada 3 tipe, yaitu ST, STC dan UC. Disini Alternator atau Dinamo berperan sebagai alat pembangkit listrik bagi semua komponen dalam mesin yang memerlukan tenaga listrik. Komponen dalam kendaraan yang membutuhkan listrik ini misalnya seperti lampu, AC mobil, tape mobil dan tentunya kapal.

Perbedaan 3 Tipe Alternator Matari

Alternator Matari memiliki 3 tipe, yaitu ST, STC, dan UC. Berikut perbedaan dari ketiga tipe Alternator Matari tersebut.

1. ST

Alternator Matari tipe ST memiliki sistem carbon brush. Fungsi utama carbon brush sendiri adalah untuk mengalirkan arus listrik dari komponen generator yang berputar lewat komutator. Alternator tipe ini 1 phase dengan voltase 220.

2. STC

Tidak jauh berbeda dengan tipe ST, namun yang membedakannya alternator tipe ini memiliki 3 phase dengan voltase 380.

3. UC

Alternator Matari tipe UC memiliki sistem AVR. Sistem AVR merupakan singkatan dari Automatic Voltage Regulator, dimana komponen ini berfungsi untuk terus menjaga keseimbangan atau stabilitas voltase tegangan listrik dari sebuah generator set atau genset ketika berhadapan dengan beban listrik yang kerap berubah-ubah.

Alternator Matari tipe UC memiliki dua model yaitu single bearing dan double bearing.

Keunggulan dari Alternator Matari

Keunggulan dari alternator Matari tipe ST dan STC memiliki gulungan tembaga listrik yang dihasilkan lebih maksimal dan didukung dengan body case iron yang menyebabkan panas dinamo akan lebih stabil.

Sedangkan keunggulan dari tipe UC gulungan full tembaga listrik yang dihasilkan lebih maksimal dan didukung dengan teknologi AVR yang membuat tegangan listrik lebih stabil.

Artikel lain yang mungkin Anda sukai